High Rise Structural MasterclassFundamental High Rise Analysis
Dibimbing dari NOL, ditemani dari BASIC, dan bisa mentoring TIAP HARI!
Ini Yang Akan Kamu Dapat
Semua yang kamu butuhkan untuk memahami desain struktur High Rise.
Belajar Mendesain Struktur High Rise Building 12 Lantai..
Bakal Tau cara Menentukan Dinding Geser dan Core Wall..
Bisa Merekomendasikan Struktur yang kuat dan Efisien..
Bakal faham cara Analisis Struktur Sesuai SNI Terbaru..
Bisa mentoring setiap hari..
Punya komunitas yang bisa belajar sama sama..
Modul disusun Terstruktur dari Nol..
Dapet Semua File pembelajaran yang bisa di pakai di dunia kerja..
Jangan Daftar Kalau
Kelas ini mungkin bukan untuk kamu jika:
Gak mau tau cara Analisis dan desain High Rise Building.
Gak mau tau Workflow Seorang Structural Engineer.
Gak mau tau cara Efisiensi Struktur.
Gak mau jadi Engineer yang Handal.
Gak Butuh Mentor Struktur Engineer.
Gak Butuh Contoh Perencanaan Struktur High Rise Building.
Dan Ini Paket Lengkap Buat Kalian
Semua materi dan fasilitas yang kamu butuhkan dalam satu kelas.

High Rise Structural MasterclassFundamental High Rise Analysis
150 Materi + Update (Total 200+ Materi)
Sekali Bayar, Akses Selamanya
Grup Komunitas Eksklusif
Konsultasi Langsung dengan Mentor
Gratis Update Materi Selamanya
Materi Terstruktur dari Nol
File Calculation Sheet Lengkap
File Pendukung Belajar
Live Session
CURRICULUM PROGRAM
150+ Modul Pembelajaran
Disusun bertahap dari pemahaman sistem gedung tinggi hingga finalisasi desain struktur.
Modul ini adalah pintu masuk kelas High Rise Structural Masterclass: Two Tower Project. Peserta mengenal studi kasus yang dipakai sepanjang kelas, yaitu gedung hunian 12 lantai dengan dua tower yang berbeda karakter, lengkap dengan podium dan basement. Peserta juga memahami apa saja yang dipelajari di Part 1, target kemampuan di akhir kelas, serta posisi Part 1 dalam rangkaian kelas lanjutan hingga fondasi dan gambar kerja struktur.
Di bagian akhir, peserta menyiapkan software, memahami cara mengikuti kelas, dan mendapatkan akses ke grup diskusi serta file pembelajaran, sehingga siap masuk ke proses analisis di modul berikutnya.
Sebelum membuka software, seorang engineer struktur harus memahami dulu bangunan yang akan dianalisis. Modul ini mengajarkan tahap persiapan seperti yang dilakukan di konsultan struktur. Peserta mengumpulkan dokumen proyek, mengenal standar acuan, membaca desain arsitektur dengan sudut pandang struktur, dan memahami fungsi ruang serta denah bangunan.
Setelah itu peserta menentukan batas Tower oval yang akan dianalisis dan memilih konsep sistem strukturnya. Hasil akhir modul ini adalah kriteria desain struktur, yang menjadi dasar seluruh perhitungan di modul berikutnya dan sekaligus bagian dari laporan struktur di Part 4.
Modul ini menentukan tata letak dan dimensi awal seluruh elemen struktur Tower oval sebelum dimodelkan di ETABS. Peserta mulai dengan menyusun denah rencana kolom dan balok berdasarkan grid arsitektur, lalu menentukan posisi awal dinding geser di area core dan dinding yang memungkinkan.
Setelah itu dimensi elemen dihitung secara manual mengikuti aliran beban, yaitu pelat, balok, kolom, lalu dinding geser, dengan acuan SNI. Hasil akhirnya adalah rekapitulasi dimensi elemen yang menjadi input pemodelan struktur di Modul 5.
Modul ini membekali peserta dengan kemampuan dasar menggunakan ETABS sebelum memodelkan Tower oval. Peserta mengenal tampilan dan alur kerja ETABS, mengatur satuan, kode desain, dan preferensi model, lalu mempraktikkan tools dan fitur yang paling sering dipakai.
Peserta juga menyiapkan shortcut untuk mempercepat pekerjaan, serta mempelajari import/export dan interactive database untuk mengelola model gedung tinggi yang berisi ratusan elemen. Setelah modul ini, peserta siap memodelkan struktur di Modul 5.
Modul ini memindahkan hasil preliminary design ke dalam model 3D ETABS Tower oval. Peserta mulai dengan menyusun grid lurus, lengkung, dan miring beserta data tinggi lantai, lalu mendefinisikan material dan penampang kolom, balok, dinding geser, dan pelat, termasuk faktor retak penampang sesuai SNI 2847:2019.
Setelah itu seluruh elemen dimodelkan dari lantai dasar sampai Lantai 12, dilanjutkan dengan pengaturan perletakan, rigid zone, meshing, dan diafragma. Modul ditutup dengan pengecekan model agar siap diberi beban di Modul 6.
Modul ini membahas beban gravitasi yang bekerja pada Tower oval dan cara memasukkannya ke model ETABS. Peserta memahami jenis beban menurut SNI 1727:2020, menghitung beban mati tambahan dan beban hidup sesuai fungsi ruang, termasuk reduksi beban hidup, lalu menyusun load pattern dan load set.
Setelah itu beban area, dinding, tangga, fasad, dan lift diinput ke model dari lantai dasar sampai atap. Modul ditutup dengan pengecekan total beban gravitasi terhadap hitungan manual, agar model siap dianalisis pada kondisi layan di Modul 7.
Modul ini memeriksa perilaku struktur Tower oval pada kondisi layan, yaitu saat memikul beban gravitasi sehari-hari tanpa faktor beban. Peserta memahami batas lendutan setiap elemen menurut SNI 2847:2019, termasuk pengaruh lendutan jangka panjang akibat rangkak dan susut, lalu menyusun kombinasi beban layan.
Setelah itu lendutan balok lantai dasar, balok lantai tipikal, balok kantilever, pelat lantai, dan balok atap dicek satu per satu. Elemen yang belum memenuhi batas diperbaiki, misalnya dengan mengubah dimensi atau layout, sehingga struktur siap masuk ke analisis mode getar di Modul 8.
Modul ini adalah inti Part 1. Peserta memahami konsep mode getar dan kriteria mode yang baik untuk gedung tinggi, lalu menyiapkan mass source dan modal case. Model hasil Modul 1 sampai 7, dengan posisi awal dinding geser dari Modul 3, di-running untuk melihat perilaku awal Tower oval.
Hasilnya dievaluasi, kemudian layout dinding geser diperbaiki melalui trial & error berdasarkan strategi peletakan yang terarah. Setiap layout dibandingkan dari periode, arah mode, dan partisipasi massanya, sampai didapat layout dinding geser yang dibawa ke analisis gempa di Modul 9.
Modul ini membahas beban lateral pada Tower oval dan pengecekan kekuatan elemen strukturnya. Peserta menentukan parameter seismik sesuai lokasi dan kelas situs, menyusun respons spektrum desain, menghitung gaya gempa statik ekivalen, lalu memasukkan keduanya ke ETABS.
Scale factor respons spektrum disesuaikan terhadap gaya statik ekivalen, syarat sistem ganda dicek, dan beban angin diperhitungkan sebagai pembanding. Setelah beban gravitasi bertahap (construction sequence) dan kombinasi beban disusun, kekuatan balok, kolom, dan dinding geser dicek satu per satu sesuai SNI 2847:2019.
Perubahan dimensi elemen setelah cek kekuatan di Modul 9 mengubah kekakuan struktur, sehingga mode getar Tower oval perlu dicek kembali. Di modul ini peserta menjalankan ulang analisis modal dan memastikan urutan mode tetap translasi, translasi, lalu rotasi, dengan partisipasi massa minimal 90%. Jika belum memenuhi, struktur diperbaiki.
Karena periode ikut berubah, batas periode, scale factor respons spektrum, syarat sistem ganda, dan kekuatan elemen dicek ulang. Modul ditutup dengan penetapan mode struktur akhir sebagai model final untuk analisis ketidakberaturan dan simpangan di Modul 11.
Setelah mode struktur akhir ditetapkan di Modul 10, modul ini mengevaluasi perilaku Tower oval sebagai gedung tinggi secara menyeluruh. Peserta mengecek setiap jenis ketidakberaturan horizontal dan vertikal sesuai SNI 1726:2019 satu per satu, lalu menentukan konsekuensinya berupa faktor redundansi dan amplifikasi torsi.
Setelah itu dicek simpangan antar lantai, pengaruh P-Delta, gaya diafragma dan elemen kolektor, serta jarak pemisah terhadap Tower kiri. Semua hasil dirangkum dalam satu tabel evaluasi, beserta langkah perbaikan jika ada pengecekan yang belum memenuhi.
Dengan model dan dimensi struktur yang sudah final, modul ini membahas penulangan seluruh elemen struktur Tower oval sesuai ketentuan struktur tahan gempa SNI 2847:2019. Peserta mempelajari standar SRPMK untuk balok dan kolom serta standar dinding geser khusus, membaca hasil desain dari ETABS, menghitung ulang tulangannya dengan Excel, lalu membandingkan keduanya.
Pembahasan mencakup balok, kolom, hubungan balok-kolom, dinding geser, core wall, balok perangkai, pelat lantai, dan pelat tangga. Modul ditutup dengan rekapitulasi tipe penulangan sebagai bahan gambar kerja di Part 4.
Modul penutup ini merangkum seluruh perjalanan analisis dan desain Tower oval. Peserta meninjau kembali alur kerja dari persiapan sampai detailing, melihat hasil akhir desain, dan membandingkannya dengan desain awal untuk memahami keputusan penting di setiap tahap.
Peserta juga mendapat daftar kesalahan yang sering terjadi, checklist analisis gedung tinggi yang bisa dipakai di proyek nyata, serta panduan koordinasi hasil desain dengan arsitek. Modul ditutup dengan pengantar Part 2, yang membahas Tower kiri, basement, dan sistem dua tower secara utuh.
Dapat Apa Aja?
Gabung course, dapat semua ini..
Kelas dengan Materi Terstruktur
Senilai Rp 1.200.000,-
Grup Komunitas Eksklusif
Senilai Rp 500.000,-
Handbook & Ebook Premium
Senilai Rp 500.000,-
Template Calculation Sheet
Senilai Rp 1.200.000,-
Update Materi Seterusnya
Senilai Rp 1.000.000,-
Konsultasi Langsung Dengan Mentor
Senilai: Rp 500.000,-
Kalau ditotalkan, value dari kelas ini senilai:
Rp 4.900.000,-
Yang seharusnya BAYAR MAHAL di luar sana untuk dapat semua value di atas, daftar sekarang cukup dengan investasi senilai 500ribuan, sekali untuk selamanya..

High Rise Structural MasterclassFundamental High Rise Analysis
Dibimbing dari NOL, ditemani dari BASIC, dan bisa mentoring TIAP HARI!
Rp 589.000
Rp 389K
Hanya untuk 49 Orang!!!
Yang kamu dapatkan:
150+ Materi Pembelajaran
Akses Selamanya
Komunitas Eksklusif
Mentoring Langsung
Update Materi Gratis
Materi Terstruktur dari Nol
Calculation Sheet Lengkap
File Pendukung Belajar
Live Session Rutin
Pendaftaran pre-launch dibuka 24 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB
Tombol pendaftaran akan aktif otomatis setelah countdown selesai.
Daftar Sekarang Sebelum Harga Naik
Kuota terbatas untuk masa Pre-Launch.
PRE-LAUNCH
Hanya untuk 49 orang!!!
Rp 389.000
Coming Soon
Rp 5xx.000
@ Copyright 2026 - KelasStruktur